Monday, November 2, 2009

Merawat Ibunda

Sejak dua minggu lalu, Ibu saya sakit, mengeluhkan kondisi badan yang kelelahan, lemas dan pusing-pusing. Hingga Kamis 22 Oktober , keadaannya masih seperti itu, namun semua kegiatan masih berjalan normal. Hanya saja setiap pagi tidak lagi memasak. seperti hari-hari biasanya. 

Namun ketika sore hari,  sepulang kerja, saya diberitahu anak saya kalau Ibu terjatuh dikamar dalam posisi terlentang hingga kepala belakang terbentur. Dan pagi hari beliau kehilangan pandangan, lalu keadaan makin memburuk mulai tengah hari hingga malam. Kesadaraan yang tak sempurna, serta bicara yang terbat-bata. Semua mengarah kepada keadaan serangan stroke seperti yang pernah Bapak alami sepuluh tahun lalu. Kami berkesimpulan kalau Ibu terkena serangan STROKE. Namun belum pasti, apakah karena darah tinggi atau darah rendah. Karena selama ini Ibu tidak pernah rutin periksa kesehatan ke dokter.

Ternyata dari beberapa artikel yang saya baca, stroke juga bisa dikarenakan adanya gangguan akibat GULA DARAH. Dan tanda-tanda yang terlihat mengarah kesana, seperti  serangan pada mata, munculnya bercak merah yang banyak dan gatal, serta keadaan tangan dan kaki yang tetap bisa untuk bergerak. 

Karena Ibu tidak mau dibawa kerumah sakit, terpaksa berbagai jalan alternatif kami lakukan. Seperti mendatangkan seorang pengobat alternatif yang pernah menangani gangguan syaraf gerak saya beberapa bulan lalu. Namun baru satu kali diterapi, Ibu tidak mau lagi, malahan meminta Bapak saja yang memijat.

(bersambung)

Sunday, May 3, 2009

When blogger and mailister collide

Saya juga agak bingung tadinya soal maksud judul diatas. Yang saya tahu, hari kamis dapat instruksi dari Ka.sie untuk hadir diacara "launching Wimax" di GWB, puspiptek. Saya pikir acaranya formal, jadi saya pakai kemeja.
Ternyata saya "kecelik", lha wong pak Mentri RISTEK malah kaosan. Merah lagi...Sudah itu acara pagi diisi jalan-jalan di kebun Puspiptek yang setiap hari saya lewati pulang pergi ke kantor/lab.
Jadilah berkeringat dengan kemeja putih dan jaket PERSINAS.
Saya ndak mau cerita isi acara, soalnya udah ditulis sama nduk Rosa di sini .
Yang saya mau catat disini adalah:
  1. saya ngobrol sama ibu cantik yang saya ragu siapa, ndak tahunya itu ibu Bety ketumnya AOSI, pas sama-sama Open Source
  2. saya ngobrol sama pak Guru dari SMK 6 (kalau ndak salah) Mampang Jaksel, pakai pin Klub Guru. Pas ni hari Pendidikan Nasional
  3. ngobrol sama pak Risanto, beliau ngasih info "OPERA CAMPUS CREW" , siangnya saya langsung daftar, soalnya email pertama saya juga di operamail, begitu pula browser favorit
  4. ngobrol sama mas Sugiharto,dari LSM penanganan korban Napza, pas juga sama kegiatan saya di LDII yang anti narkoba mulai dini dengan tidak merokok.
  5. ngobrol (ditegur dulu sih) sama Roni, dari Federasi Buruh Industri Elektronika, pas sama-sama alumni Politeknik UI angkatan 1987, juga dari Panasonic
  6. ngobrol sama instrukturnya Ardelindo yang ngisi TOT di RISTEK, pas ada lowongan instruktur OpenOffice
  7. melempar pertanyaan pada ndoro kakung , pas dapat kaos.
Yang ndak pas cuma saya tidak bawa kamera , hik..hik..hik . Jadi ndak punya foto-fotonya pak Kus, kang Ono, bu Betty, dll.

Sunday, March 29, 2009

Met jumpa lagi

3 bulan libur gak ngeblog disini gara-gara kehilangan password yang disimpan di wand-nya opera under WindowsXP ku yang malang. Betapa tidak, sejak kembali lepas dari LabVIEW, maka aku kembali ke Linux dan INSYAF bahwa menggunakan software LEGAL itu lebih keren dan pede dari pada pakai BAJAKAN. Dan si XP tiba-tiba amblas ketika coba sekali online pake modem Haier, karena viruuuuuuuusssssssssssssssss.
Untuk pak Blogspot masih mau kirim password baru, sayangnya kok lama banget ya, masak sampai 2 bulan baru berhasil minta reset password ???? Au ah gelap.

Kesibukan di Open Source tampaknya harus lebih ditingkatkan dengan memanfaatkan dalam pekerjaan kantor yang lebih membumi.
Contohnya CMMS (bukan CMS), yaitu Computerized Maintenance Management System. Hewan apa pula ini? Kira-kira tool buat mengatur catatan di maintenance. Soalnya kebanyakan maintenan di Pemerintahan kan sistem TOTAL BREAKDOWN management, alias kalo udah berhenti karena rusak, baru ada perawatan alias langsung cari ganti.

Yah itulah yang terjadi. So, kalau ada rekan-rekan yang sudah menerapkan CMMS, bisa sharing dong.

Wednesday, December 24, 2008

Master Rem Atas Phanter F313

Siang tadi hampir saja saya dan istri mengalami tabrakan di tol Jakarta-Cikampek. Penyebabnya adalah rem (lagi-lagi) yang tidak pakem alias 'ngocok'. Terpaksa saya hanya berani berlari dibawah 80 km/jam dengan jaga jarak sekitar 20 meter. Alhamdulillah kami selamat sampai di Krawang Barat dan mencapai pondok Sumber Barokah di Badami untuk menjemput Tami.
Setelah mengambil rapor di SMA Budi Mulia, sekalian menularkan BLANKON3 ke guru TIKnya yang kebetulan guru walikelas anak saya, kami istirahat sebentar di pondok.
Beruntung saya membawa master rem cadangan, walaupun bukan orisinil keluaran ASTRA OTOPART, segera saya lakukan penggantian. Beruntung lagi walau baut neplenya sudah hampir karatan, sebuah mobil phanter lain yang parkir disebelah membawa kunci no.10 TEKIRO. Bentuknya lebih tebal dan ukuran yang presisi. Maka berhasillah operasi penggantian master rem tersebut.
Setelah dicoba seputaran lapangan, rasanya remnya lebih baik, jadi saya pikir tidak perlu khawatir untuk perjalanan pulang.
Dengan beban tambahan 5 orang , kami pulang ke Depok. Memasuki tol Krawang Barat sudah terjadi antrian panjang. Begitu pula sepanjang jalan hingga pintu tol Cikunir, praktis kendaraan hanya bisa bergerak dibawah 70 km/jam. Baru saat masuk tol Cikunir-Pdk Indah semua mulai bergerak cepat. Rata-rata 90 s/d 110 km/jam. Karena jalan lancar, saya jarang menginjak rem.
Ketika keluar tol di Tanjung barat, barulah saya sering menginjak rem karena lalin padat. Tambah lama makin terasa kalau rem masih ngocok, tentu karena ada angin/udara dalam saluran minyak rem.
Kesimpulan :
1. Penggantian master rem masih harus disertai pembuangan udara disaluran minyak rem
2. Lebih baik dikerjakan dibengkel, karena sulit mengerjakan seorang diri untuk membuang udara di saluran.
3. Lebih baik membawa satu set master rem cadangan daripada membawa kitnya saja, karena rumah master juga relatif rusak bila sudah uzur.

Tuesday, December 23, 2008

Manfaat membawa Laptop LINUX

Maksud saya disini adalah saat menghadiri presentasi orang lain, dan mendatangi kantor lain dalam kaitan pekerjaan.
Manfaat yang sering saya rasakan adalah :
1. Saya dapat dengan tenang menyalin file/arsip dari flashdisk orang lain
2. Saya bisa membantu orang lain menyalinkan file/arsip dari flashdisk yang satu ke yang lain.

Karena saya terbebas VIRUS.!!!!