Wednesday, July 21, 2010
Mengatasi rasa malas
kesuksesan dalam hidup adalah senangnya mereka menunda sesuatu
Bahkan mereka lebih memilih, sampai keadaan kritis terlebih dahulu baru
bertindak , dan terkadang ini akan terlambat.
Coba Anda pikirkan jika Anda bisa Mengatasi Rasa Malas atau Penundaan , tentunya sekarang Anda sudah
terus bekerja keras meraih cita-cita atau impian Anda, sehingga kelak
nanti saat sudah sukses, Anda tidak akan terlambat saat orang tua Anda
ingin berobat, atau membayar biaya masuk sekolah anak Anda nantinya.
Atau bahkan untuk kebutuhan pribadi Anda sendiri, seperti membeli rumah
Belum lama ini TDWClub melalui salah satu penulisnya Tung Desem Waringin,
mengupas tentang 11 alasan mengapa seseorang menunda melakukan sesuatu
dan bagaimana caranya kita bisa menang terhadap hal tersebut, dalam eBook "How to Destroy Procrastination in Life BLUEPRINT".
Dan untuk kali ini, jangan Anda menunggu besok atau minggu depan, segera Anda
pelajari dan tuai keajaiban demi keajaiban dalam hidup Anda, karena Anda tidak
menunda dan terus bergerak maju untuk mencapai cita-cita Anda
Jangan menunda lagi sekaranglah saatnya Anda belajar Mengatasi malas dan menghilangkan penundaan !
follow facebook TDWClub : Facebook TDWClub
follow twitter TDWClub : Twitter TDWClub
Monday, November 2, 2009
Merawat Ibunda
Sejak dua minggu lalu, Ibu saya sakit, mengeluhkan kondisi badan yang kelelahan, lemas dan pusing-pusing. Hingga Kamis 22 Oktober , keadaannya masih seperti itu, namun semua kegiatan masih berjalan normal. Hanya saja setiap pagi tidak lagi memasak. seperti hari-hari biasanya.
Namun ketika sore hari, sepulang kerja, saya diberitahu anak saya kalau Ibu terjatuh dikamar dalam posisi terlentang hingga kepala belakang terbentur. Dan pagi hari beliau kehilangan pandangan, lalu keadaan makin memburuk mulai tengah hari hingga malam. Kesadaraan yang tak sempurna, serta bicara yang terbat-bata. Semua mengarah kepada keadaan serangan stroke seperti yang pernah Bapak alami sepuluh tahun lalu. Kami berkesimpulan kalau Ibu terkena serangan STROKE. Namun belum pasti, apakah karena darah tinggi atau darah rendah. Karena selama ini Ibu tidak pernah rutin periksa kesehatan ke dokter.
Ternyata dari beberapa artikel yang saya baca, stroke juga bisa dikarenakan adanya gangguan akibat GULA DARAH. Dan tanda-tanda yang terlihat mengarah kesana, seperti serangan pada mata, munculnya bercak merah yang banyak dan gatal, serta keadaan tangan dan kaki yang tetap bisa untuk bergerak.
Karena Ibu tidak mau dibawa kerumah sakit, terpaksa berbagai jalan alternatif kami lakukan. Seperti mendatangkan seorang pengobat alternatif yang pernah menangani gangguan syaraf gerak saya beberapa bulan lalu. Namun baru satu kali diterapi, Ibu tidak mau lagi, malahan meminta Bapak saja yang memijat.
(bersambung)
Sunday, May 3, 2009
When blogger and mailister collide
Ternyata saya "kecelik", lha wong pak Mentri RISTEK malah kaosan. Merah lagi...Sudah itu acara pagi diisi jalan-jalan di kebun Puspiptek yang setiap hari saya lewati pulang pergi ke kantor/lab.
Jadilah berkeringat dengan kemeja putih dan jaket PERSINAS.
Saya ndak mau cerita isi acara, soalnya udah ditulis sama nduk Rosa di sini .
Yang saya mau catat disini adalah:
- saya ngobrol sama ibu cantik yang saya ragu siapa, ndak tahunya itu ibu Bety ketumnya AOSI, pas sama-sama Open Source
- saya ngobrol sama pak Guru dari SMK 6 (kalau ndak salah) Mampang Jaksel, pakai pin Klub Guru. Pas ni hari Pendidikan Nasional
- ngobrol sama pak Risanto, beliau ngasih info "OPERA CAMPUS CREW" , siangnya saya langsung daftar, soalnya email pertama saya juga di operamail, begitu pula browser favorit
- ngobrol sama mas Sugiharto,dari LSM penanganan korban Napza, pas juga sama kegiatan saya di LDII yang anti narkoba mulai dini dengan tidak merokok.
- ngobrol (ditegur dulu sih) sama Roni, dari Federasi Buruh Industri Elektronika, pas sama-sama alumni Politeknik UI angkatan 1987, juga dari Panasonic
- ngobrol sama instrukturnya Ardelindo yang ngisi TOT di RISTEK, pas ada lowongan instruktur OpenOffice
- melempar pertanyaan pada ndoro kakung , pas dapat kaos.
Sunday, March 29, 2009
Met jumpa lagi
Untuk pak Blogspot masih mau kirim password baru, sayangnya kok lama banget ya, masak sampai 2 bulan baru berhasil minta reset password ???? Au ah gelap.
Kesibukan di Open Source tampaknya harus lebih ditingkatkan dengan memanfaatkan dalam pekerjaan kantor yang lebih membumi.
Contohnya CMMS (bukan CMS), yaitu Computerized Maintenance Management System. Hewan apa pula ini? Kira-kira tool buat mengatur catatan di maintenance. Soalnya kebanyakan maintenan di Pemerintahan kan sistem TOTAL BREAKDOWN management, alias kalo udah berhenti karena rusak, baru ada perawatan alias langsung cari ganti.
Yah itulah yang terjadi. So, kalau ada rekan-rekan yang sudah menerapkan CMMS, bisa sharing dong.
Wednesday, December 24, 2008
Master Rem Atas Phanter F313
Setelah mengambil rapor di SMA Budi Mulia, sekalian menularkan BLANKON3 ke guru TIKnya yang kebetulan guru walikelas anak saya, kami istirahat sebentar di pondok.
Beruntung saya membawa master rem cadangan, walaupun bukan orisinil keluaran ASTRA OTOPART, segera saya lakukan penggantian. Beruntung lagi walau baut neplenya sudah hampir karatan, sebuah mobil phanter lain yang parkir disebelah membawa kunci no.10 TEKIRO. Bentuknya lebih tebal dan ukuran yang presisi. Maka berhasillah operasi penggantian master rem tersebut.
Setelah dicoba seputaran lapangan, rasanya remnya lebih baik, jadi saya pikir tidak perlu khawatir untuk perjalanan pulang.
Dengan beban tambahan 5 orang , kami pulang ke Depok. Memasuki tol Krawang Barat sudah terjadi antrian panjang. Begitu pula sepanjang jalan hingga pintu tol Cikunir, praktis kendaraan hanya bisa bergerak dibawah 70 km/jam. Baru saat masuk tol Cikunir-Pdk Indah semua mulai bergerak cepat. Rata-rata 90 s/d 110 km/jam. Karena jalan lancar, saya jarang menginjak rem.
Ketika keluar tol di Tanjung barat, barulah saya sering menginjak rem karena lalin padat. Tambah lama makin terasa kalau rem masih ngocok, tentu karena ada angin/udara dalam saluran minyak rem.
Kesimpulan :
1. Penggantian master rem masih harus disertai pembuangan udara disaluran minyak rem
2. Lebih baik dikerjakan dibengkel, karena sulit mengerjakan seorang diri untuk membuang udara di saluran.
3. Lebih baik membawa satu set master rem cadangan daripada membawa kitnya saja, karena rumah master juga relatif rusak bila sudah uzur.